Get Adobe Flash player
Bimbel Prestasi Jakarta
Kegiatan Belajar Mengajar di Bimbel Prestasi
Kegiatan Ekstrakulikuler di Bimbel Prestasi
Staff Pengajar

Selamat Datang

Selamat datang di situs www.prestasibimbel.com, kami adalah lembaga pendidikan yang berpengalaman dalam bidang bimbingan belajar yang diperuntukan bagi siswa taman kanak - kanak hingga sekolah menengah keatas, di situs ini anda akan banyak menemukan artikel - artikel yang berkenaan dengan ilmu pengetahuan serta informasi yang berkaitan tentang kami.

Our Links

     

Data Statistik

Flag Counter

Pengunjung

We have 28 guests and no members online

Guru perlu menguasai teori belajar & pembelajaran karena pengaruhnya besar pada anak didik.

Teori belajar dan pembelajaran akan sangat membantu guru, supaya memiliki kedewasaan dan kewibawaan dalam hal mengajar, mempelajari muridnya, menggunakan prinsip-prinsip psikologi maupun dalam hal menilai cara mengajarnya sendiri.

Dengan demikian, tujuan mempelajari psikologi belajar adalah: (Mahfud, 1991: 10)

  • Untuk membantu para guru, agar menjadi lebih bijaksana dalam usahanya membimbing murid dalam proses pertumbuhan belajar.
  • Agar para guru memiliki dasar-dasar yang luas dalam hal mendidik, sehingga murid bisa bertambah baik dalam cara belajamya.
  • Agar para guru dapat menciptakan suatu sistem pendidikan yang efisien dan efektif dengan jalan mempelajari, menganalisis tingkah laku murid dalam proses pendidikan untuk kemudian mengarahkan proses-proses pendidikan yang berlangsung, guna meningkatkan ke arah yang lebih baik.

Seorang guru dikatakan kompeten bila ia memiliki khasanah cara penyampaian yang kaya, memiliki pula kriteria yang dapat dipergunakan untuk memilih cara-cara yang tepat di dalam menyajikan pengalaman belajar mengajar, sesuai dengan materi yang akan disampaiakan. Kesemuanya itu hanya akan diperoleh jika guru menguasai teori-teori belajar.

Dalam proses pembelajaran, baik formal, informal maupun nonformal, teori pembelajaran memiliki peran yang penting. Teori pembelajaran akan menentukan bagaimana proses pembelajaran itu terjadi. Sebelum merancang pembelajaran, guru harus menguasai sejumlah teori tentang belajar, termasuk beberapa pendekatan dalam pembelajaran. Penguasaan teori ini dimaksudkan agar guru mampu mempertanggungjawabkan secara ilmiah perilaku mengajarnya di depan kelas.Secara luas teori belajar selalu dikaitkan dengan ruang lingkup bidang psikologi atau dengan kata lain, apabila berbicara masalah belajar, berarti membicarakan sosok manusia. Ini dapat diartikan bahwa ada beberapa aspek yang harus mendapat perhatian. Aspek-aspek tersebut yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Melalui teori-teori pembelajaran ini, guru akan memahami berbagai cara bagaimana peserta didik belajar dan seterusnya menghubungkan prinsip dan hukumnya dengan teknik mengajar untuk mencapai pembelajaran yang berkesan.

Terdapat beberapa macam teori belajar dan pembelajaran, pertama Teori Behavioristik, intinya menyatakan bahwa interaksi stimulus respons dan penguatan terjadi dalam suatu proses belajar. Teori ini sangat menekankan pada hasil belajar, yaitu perubahan tingkah laku yang dapat dilihat. Kedua, teori Belajar Kognitif yang intinya bahwa setiap orang dalam bertingkah laku dan mengerjakan segala sesuatu senantiasa dipengaruhi oleh tingkat-tingkat perkembangan dan pemahaman atas dirinya sendiri. Ketiga, teori Belajar Konstruktivisme, menurut teori ini, belajar meruakan proses untuk membangun pengetahuan melalui pengalaman nyata dari lapangan. Siswa akan cepat memiliki pengetahuan jika pengetahuan itu dibangun atas dasar realita yang ada di dalam masyarakat. Keempat, Teori Belajar Humanistik, intinya proses belajar harus dimulai dan ditujukan untuk kepentingan memanusiakan manusia. Teori belajar humanistik sifatnya lebih menekankan bagaimana memahami persoalan manusia dari berbagai dimensi yang dimiliki. Itulah beberapa teori tentang belajar yang sebaiknya dikuasai oleh para pendidik agar dapat merencanakan pembelajaran dengan baik, agar tujuan dari pembelajaran dapat tercapai dengan maksimal.

Guru yang telah menguasai TBP (Teori Belajar & Pembelajaran) dengan guru yang belum menguasai TBP pastinya akan berbeda dalam cara mengajarnya. Guru yang sudah menguasai TBP pasti bisa menggunakan bermacam-macam metode pembelajaran terhadap peserta didiknya, jika guru tersebut menggunakan metode pembelajaran yang tepat, otomatis proses belajar mengajar terhadap peserta didik akan lebih menyenangkan dan lebih mudah dipahami oleh peserta didik tersebut.